Honorer K2 Akan Surati Bupati
CIAMIS – Sejumlah honorer kategori 2 (K2) berencana menyurati Bupati Ciamis Drs H Iing Syam Arifin. Mereka meminta kepala daerah membantu honorer kategori 2 yang tidak menjadi PNS agar segera diangkat. Para honorer ingin K2 langsung jadi PNS tanpa harus melewati tes akademik.
Surat rencananya akan dikirim hari ini sambil menggelar audiens dengan bupati. Hal itu dilakukan tepat sehari sebelum para honorer dari seluruh Indonesia berunjuk rasa ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (MenPAN RB), besok.
Surat rencananya akan dikirim hari ini sambil menggelar audiens dengan bupati. Hal itu dilakukan tepat sehari sebelum para honorer dari seluruh Indonesia berunjuk rasa ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (MenPAN RB), besok.
“Dari Ciamis juga maunya berangkat ke Jakarta. Tapi karena keterbatasan biaya kami memutuskan untuk menyurati bupati saja,” ujar Any Radiany, honorer di Kelurahan Ciamis kemarin (13/1).
Any tidak sendiri, sekitar 20 orang honorer lain juga siap ikut berdialog dengan bupati. Dia berharap pemerintah dapat membantu menyampaikan keinginan para honorer menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tanpa test tulis kepada MenPAN. Para honorer ini hanya bersedia diseleksi melalui tahapan administrasi.
Hal senada juga diungkapkan honorer lainnya Siti Tedjaningrum (43). Kepala daerah hanya diminta memberikan dukungan dan dorongan kepada pemerintah pusat agar segera mengangkat sisa honorer K2. “Saya sangat berharap sekali K2 diperjuangkan untuk jadi PNS,” tuturnya.
Honorer lain Heryana Saputra (45) mengatakan, banyak honorer yang telah mengabdi selama puluhan tahun namun belum juga diangkat. Mengingat usia mereka yang sudah tua, seharusnya pemerintah memberi kesempatan kepada para honorer yang sudah tua, menjadi PNS. “Saya harap pemerintah mendengar kami semua,” kata dia.
Dihubungi melalui sambungan telepon, Ketua Komonitas Tenaga Sukwan Indonesia (KTSI) Kabupaten Ciamis Ili Solihudin SAg menuturkan, honorer K2 dari Ciamis belum ada rencana ikut demo ke Jakarta tanggal 15 Januari besok. Meski demikian dia berharap pemerintah bisa segera mengangkat sisa honorer K2 menjadi PNS. Terutama mereka yang telah lama mengabdi sebagai tenaga sukwan. “Saya juga, teknis tahapan berikutnya belum tahu pasti, masih menunggu,” kata dia.
Kepala Bidang Mutasi Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD) Kabupaten Ciamis Ihsan Rasyad B menjelaskan, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan menyangkut honorer. Semua keputusan soal nasib sukwan ditetapkan oleh kementerian.
Hingga saat ini BKDD belum menerima informasi apapun dari kementerian soal tindaklanjut tuntutan sisa honorer K2. BKDD hanya diminta melakukan pendataan sisa jumlah honorer yang belum menjadi PNS. Di Ciamis terdapat 1152 honorer yang menunggu kepastian kementerian itu. “Kami dari pusat blum menerima surat resmi mengenai nasib K2.
Incoming search terms:
- k2 berita radar pekalongan januari 2015
- Berita k 2 hari ini 14-1-2015
- Info honor 14 jan 2015
- info honorer k2 terkini 15 januari 2015
- k2 harus diangkat menjadi PNS





