Sabtu, 07 Februari 2015

Launching

Launching

Persib Gelar Launching Tim Sambut Musim 2015
Persib Bandung menggelar launching jelang tampil di kompetisi Indonesia Super League musim 2015.

Bertempat di Stadion Siliwangi, Jumat (6/2) sore, para bobotoh sudah mendatangi stadion yang bersejarah bagi tim Maung Bandung tersebut sejak pukul 15.00 WIB.

Hujan deras yang mengguyur Kota Kembang pun tidak menyurutkan animo bobotoh yang ingin melihat komposisi pemain serta jersey anyar yang akan digunakan selama mengarungi kompetisi.

Acara sendiri baru dimulai pukul 17.20 WIB dan diawali dengan aksi band Kuburan.

Band yang menyembunyikan identitas mereka dengan dandanan nyentrik itu pun menyanyikan nomor-nomor andalan mereka seperti Euis Mojang Priangan dan Lupa-Lupa Ingat.

Mereka juga membawakan lagu terbarunya berjudul Persib Juara, Juara Persib. Selain itu rapper Ebith Beat A pun didaulat untuk berkolaborasi.

Event ini bukan hanya dihadiri oleh bobotoh, para petinggi PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) pun ikut hadir, termasuk sang Direktur Utama, Glenn Sugita.

Selain itu Walikota Bandung, Ridwan Kamil pun menyempatkan hadir dalam perilisan skuat Maung Bandung tersebut.

Selepas break shalat Maghrib dan Isya, acara yang sempat ngaret selama 30 menit itu dilanjutkan dengan pemutaran video tentang sejarah Persib sejak berdirinya klub kebanggan warga Jawa Barat tersebut tahun 1933.
Selain itu video ini juga menceritakan detik-detik perjuangan Persib meraih tahta juara musim lalu.

Launching Persib mencapai klimaksnya ketika para model memperlihatkan jersey yang akan digunakan oleh para pemain Maung Bandung.

Sebanyak 9 desain jersey dipergakan oleh model, dan terdiri dari kostum untuk berlaga di ISL, kompetisi Asia dan kostum bagi para Maung Ngora.

Baru setelah itu para pemain Maung Bandung diperkenalkan satu persatu kepada bobotoh.

Tepuk tangan serta teriakan histeris pun terdengar dari tribun penonton. Dimulai dari penjaga gawang Shahar Ginanjar hingga ditutup dengan bomber Yandi Sofyan, semuanya mendapat sambutan positif dari para bobotoh.

Selepas perkenalan pemain, acara hiburan pun dilanjutkan dengan pertandingan antara pemain Diklat Persib melawan mantan pemain Persib di era 80 dan 90an.

Pelatih Persib, Jajang Nurjaman pun ikut merumput dengan para legenda yang pernah mengharumkan nama Maung Bandung tersebut. Para Maung Ngora pun unggul 3-0.

Sementara itu sebagai penutup, tim Persib di musim ini melakukan pertandingan melawan pendahulu mereka yang sukses membawa Persib menjadi juara di tahun 1995.

Persib versi 2015 pun unggul telak dengan skor 4-0 lewat gol yang dilesakkan oleh Tantan, Konate Makan (2 gol) dan Rudiyana.

Berikut adalah 21 pemain Persib 2015
M Natsir,Vladimir Vujovic,Dias Angga
Tony Sucipto,Atep Taufiq,Konate Makan,Dedi Kusnandar,Shahar Ginanjar,M Agung Pribadi,Firman Utina,Ahmad Jufriyanto,RudiyanaDepan
Jajang Sukmara,Supardi Nasir,M Ridwan,Hariono,Abdul Rahman,I Made Wirawan,Tantan,Yandi Sofyan.
Sumber:Mochammad Syaban Rinaldi/SIMAMAUNG.COM

www.psgc.co.id

Kamis, 05 Februari 2015

42 Murid SD Keracunan di Tasikmalaya

TASIK – Puluhan warga Cigantang dan sekitarnya di Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya mendapatkan perawatan medis di Puskesmas dan Kantor Kelurahan Cigantang tadi malam. Sampai Kamis (5/2/2015) pukul 01.30, jumlah anak-anak berusia SD yang diduga mengalami keracunan mencapai 42 orang. Jumlah korban diduga akan masih bertambah.
   Ruhe, salah satu ibu korban mengatakan anaknya mengalami mual-mual setelah jajan di sekolahnya Selasa (3/2/2015). “Katanya sih jajan chiken (ayam tepung, Red) di sekolah dan menggunakan saus,” paparn warga Pajagan di ruang rawat Puskesmas Pembantu Cigantang.
Budi (12), salah satu siswa kelas enam di SDN 2 Cigantang yang menjadi korban mengaku puyeng, terus muntah muntah dan buang air besar. “Sebelum dibawa ke sini saya diberi teh pahit untuk meredakan buang air, namun tidak ada hasil,” ungkapnya.
Sampai Kamis dini hari, para pasien masih menghuni aula kantor Kelurahan Cigantang, karena puskesmas Cigantang, di sebelahnya tak bisa menampung para pasien. Sebagian pasien ada yang sudah dibawa pulang keluarganya. Ada juga yang dibawa ke RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya.
Dokter Arif dari Puskesmas Cigantang mengatakan pihaknya memberikan obat penghilang rasa pusing, mual dan buang air kepada para pasien. Untuk penyebab puluhan anak-anak mengalami mual masal itu, pihaknya belum bisa memastikannya. “Kasus ini belum bisa dipastikan dari apa. Kita masih melakukan pemeriksaan. Jadi belum bisa di pastikan penyebabnya,” ujarnya di kantor kelurahan.
Hani (12) dan Rinrin (11), korban lainnya asal Gunung Ucing, Mangkubumi tadi malam dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Soekardjo karena dugaan keracunan jajanan.
Buloh (39), ayah Hani mengatakan anaknya yang masih duduk di bangku kelas enam SDN Cigantang I awalnya mengeluh sakit di bagian perut kemudian merasakan gejala seperti mules, mencret disertai dengan muntah-muntah. “Dari hari Selasa anak saya merasakan gejala ini,” ujar Buloh saat ditemui di IGD Kamis dini hari.
Kata Buloh, anaknya sempat membeli jajanan di sekolahnya yang berbahan dari saus.
Sebelum membawa Hani ke RSUD, Buloh memberikan pengobatan dengan obat warung tetapi tetap saja tidak ada hasilnya dan akhirnya dirinya membawa anaknya ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya. Saat di IGD, Hani masih mengalami muntah-muntah. Sedangkan korban lainnya, Rinrin (11) kondisinya sedikit membaik. Keduanya mendapatkan perawatan dari dokter rumah sakit milik Pemkot Tasikmalaya itu.

Incoming search terms:

  • keracunan di tasikmalaya
  • korban keracunan di tasikmalaya
  • 17 anak sekolah ditasikmalaya keracunan
  • berita keracunan tasikmalaya
  • anak SD keracunan di tasikmalaya

Selasa, 03 Februari 2015

Honorer K2 Akan Surati Bupati

    

Honorer K2 Akan Surati Bupati

    CIAMIS – Sejumlah honorer kategori 2 (K2) berencana menyurati Bupati Ciamis Drs H Iing Syam Arifin. Mereka meminta kepala daerah membantu honorer kategori 2 yang tidak menjadi PNS agar segera diangkat. Para honorer ingin K2 langsung jadi PNS tanpa harus melewati tes akademik.
Surat rencananya akan dikirim hari ini sambil menggelar audiens dengan bupati. Hal itu dilakukan tepat sehari sebelum para honorer dari seluruh Indonesia berunjuk rasa ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (MenPAN RB), besok.

    “Dari Ciamis juga maunya berangkat ke Jakarta. Tapi karena keterbatasan biaya kami memutuskan untuk menyurati bupati saja,” ujar Any Radiany, honorer di Kelurahan Ciamis kemarin (13/1).
Any tidak sendiri, sekitar 20 orang honorer lain juga siap ikut berdialog dengan bupati. Dia berharap pemerintah dapat membantu menyampaikan keinginan para honorer menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tanpa test tulis kepada MenPAN. Para honorer ini hanya bersedia diseleksi melalui tahapan administrasi.
Hal senada juga diungkapkan honorer lainnya Siti Tedjaningrum (43). Kepala daerah hanya diminta memberikan dukungan dan dorongan kepada pemerintah pusat agar segera mengangkat sisa honorer K2. “Saya sangat berharap sekali K2 diperjuangkan untuk jadi PNS,” tuturnya.
Honorer lain Heryana Saputra (45) mengatakan, banyak honorer yang telah mengabdi selama puluhan tahun namun belum juga diangkat. Mengingat usia mereka yang sudah tua, seharusnya pemerintah memberi kesempatan kepada para honorer yang sudah tua, menjadi PNS. “Saya harap pemerintah mendengar kami semua,” kata dia.
Dihubungi melalui sambungan telepon, Ketua Komonitas Tenaga Sukwan Indonesia (KTSI) Kabupaten Ciamis Ili Solihudin SAg menuturkan, honorer K2 dari Ciamis belum ada rencana ikut demo ke Jakarta tanggal 15 Januari besok. Meski demikian dia berharap pemerintah bisa segera mengangkat sisa honorer K2 menjadi PNS. Terutama mereka yang telah lama mengabdi sebagai tenaga sukwan. “Saya juga, teknis tahapan berikutnya belum tahu pasti, masih menunggu,” kata dia.
Kepala Bidang Mutasi Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD) Kabupaten Ciamis Ihsan Rasyad B menjelaskan, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan menyangkut honorer. Semua keputusan soal nasib sukwan ditetapkan oleh kementerian.
Hingga saat ini BKDD belum menerima informasi apapun dari kementerian soal tindaklanjut tuntutan sisa honorer K2. BKDD hanya diminta melakukan pendataan sisa jumlah honorer yang belum menjadi PNS. Di Ciamis terdapat 1152 honorer yang menunggu kepastian kementerian itu. “Kami dari pusat blum menerima surat resmi mengenai nasib K2.

Incoming search terms:

  • k2 berita radar pekalongan januari 2015
  • Berita k 2 hari ini 14-1-2015
  • Info honor 14 jan 2015
  • info honorer k2 terkini 15 januari 2015
  • k2 harus diangkat menjadi PNS

Sabtu, 17 Januari 2015

Derai Air Mata, Maulid Nabi di Lapas Banjar

Derai Air Mata, Maulid Nabi di Lapas Banjar

Sejumlah warga binaan, petugas Lapas Banjar dan tamu undangan, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di mesjid Baiturrohman Al Munidin yang berada di areal Lapas, Jumat pagi, (16/01/2015). Foto: Hermanto/HR.

Banjar, 
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Banjar berlangsung khidmat. Tak sedikit dari warga binaan hingga meneteskan air mata, saat mendengarkan ceramah peringatan pada Jumat pagi, (16/01/2015).
Acara tersebut dihadiri pula oleh pihak Polres Banjar, TNI, dan jemaah Madrasah Torekat Naqsabandiyah (TQN) pimpinan H. Oni Kurnia.
Kepala Lapas Banjar, Drs. Dadang Sudrajat, M.Si., mengatakan, peringatan Maulid Nabi diharapkan warga binaan dapat mencontoh sauri tauladan dan budi pekerti luhur Nabi Muhammad SAW, dalam kehidupan sehari-hari.
“Warga binaa selalu kami ajarkan berbagai kegiatan positif, khususnya mendalami keagamaan,” ucapnya kepada HR online.
Sejumlah kegiatan keterampilan, lanjut Dadang, diajarkan pula kepada warga binaan, agar kelak saat bebas dapat bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat.
Andre, salah satu warga binaan menuturkan, bahwa dirinya mendapatkan pembinaan positif dari pihak Lapas Banjar, baik secara keagamaan dan keterampilan. “Disini saya selalu mendapatkan pembinaan kerohanian dan jasmani. Dan itupun menjadi lecutan semangat bagi hidup saya,” ungkap terpidana kasus narkoba ini

Menteri Susi Rayakan Ultahnya di Pangandaran

Menteri Susi Rayakan Ultahnya di Pangandaran

Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti
Pangandaran, 
Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, hari ini, Sabtu (17/01/2015), sekitar jam 10.00 WIB, kembali datang ke kediamannya yang ada di Jl. Karang Salam, RT.03, RW. 05, Desa Pananjung, Kec./Kab. Pangandaran, Jawa Barat.
Dari informasi yang berhasil dihimpun HR Online, kedatangan Menteri Susi ke Pangandaran untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-50. “Saat ini Bu Menteri sedang istirahat. Jadi maaf saja ya, dan kami belum tahu jadwalnya,” ujar salah seorang petugas satpam yang berada di kediamannya kepada sejumlah wartawan yang hendak meliput.
Menurut petugas satpam tersebut, acara yang akan digelar saat ini sangat pribadi. Akhirnya semua awak media pun tidak bisa mengambil gambar terkait mentri yang satu ini.
Namun, sumber lain mengatakan, bahwa Bu Mentri akan menghadiri acara pagelaran seni dan budaya pada nanti malam yang sudah dipersiapkan