Kamis, 19 Februari 2015

38.346 Kendaraan Telat Pajak

38.346 Kendaraan Telat Pajak


CPDP Jabar Wilayah I Lakukan Penelusuran
“Kenapa kami melakukan penyelusuran, karena potensi (pajak, Red) ini memang untuk pembangunan daerah juga. Kalau potensi ini dapat ditagih, pembayaran pajak lancer, tentu kontribusi untuk Kabupaten Ciamis juga akan besar,” ungkapnya.
Dia menyebut, tahun 2014 saja pemasukan negara dari pajak kendaraan bermotor mencapai Rp 17 miliar dengan potensi sharing Rp 14 miliar. Demikian juga pemasukan dari BBNKB, Rp 14 miliar. Pajak lainnya yakni dari pajak air permukaan Rp 15 miliar, pajak bahan bakar kendaraan Rp 20 miliar, pajak rokok Rp 29 miliar dan pajak. Total sharing pajak dari provinsi untuk kabupaten Ciamis tahun 2014 mencapai 79 miliar.
“Jadi sayang kalau yang belum bayar (pajak, Red). Karena potensi ini demi pembangunan di Kabupaten Ciamis,” kata dia.
Dia mengingatkan agar para pemilik kendaraan bermotor membayar pajak secara rutin. Dalam operasi yang digelar satu tahun tiga kali itu, CPDP Jabar Wilayah I Ciamis juga meminta para pengendara membayar pajak kendaraan di lokasi, tidak perlu mengantri di kantor Samsat.
“Kita juga nanti untuk kemudahan masyarakat, ada samsat keliling. Beberapa kecamatan kita juga nanti akan buka outlet samsat. Di Kecamatan Kawali bulan Maret. Itu untuk kemudahan,” terangnya.
Dalam operasi yang digelar, petugas menemukan puluhan kendaraan dengan pajak terlewat. Ada yang tidak membayar pajak dan daftar ulang selama setahun, ada juga yang kedapatan tidak membayar pajak selama enam tahun. “Ada yang alasannya lupa dan sebagainya,” kata dia.
Kasi Bina Usaha Angkutan Dishubkominfo Kabupaten Ciamis Dede Sukmara mengatakan bukan hanya kendaraan pribadi, petugas juga menemukan belasan angkutan umum belum membayar pajak, tidak melakukan uji KIR, tidak memperbaharui izin trayek dan pelanggaran lainnya. “Makanya kami lakukan tilang kepada semua kendaraan dan himbau pemilik angkutan untuk segera memperpanjang kembali (pajak kendaraan, Red),” paparnya.
Salah seorang sopir angkutan umum jurusan-Ciamis, Miki Astro (23 ) mengaku tidak tahu menahu soal pajak kendaraan, KIR dan trayek. Saat ditilang dia sempat mengaku kaget karena tidak mengetahui pajak angkutan yang dikemudikannya belum dibayar. “Saya nanti akan bilang saja kepada pemilik kendaraan,"

Harus Buat Jalur Pertambangan

Harus Buat Jalur Pertambangan
Truk sedang melintas di Jalan Ciawi-Singaparna (Cising) yang rusak dan dihiasi berbagai mancam tanaman.

TASIK – Kerusakan Jalan Ciawi-Singaparna (Cising) tidak terlepas dari faktor kegiatan pertambangan pasir Galunggung. Hampir setiap hari, truk-truk pengangkut pasir melintas Jalan Cising.
Ketua Karang Taruna Ke­ca­matan Sukaratu Fahmi Muzaki mengatakan Pemerintah Ka­bu­paten (Pemkab) Tasi­k­malaya harus membuat jalan khusus pertambangan untuk truk pasir. Sehingga, Jalan Cising tidak cepat rusak.
Selain itu, kata dia, pemerintah juga harus tegas dalam menenggakkan aturan pertambangan. Saat ini, banyak pengusaha pasir tanpa izin yang melakukan galian. Dia menduga menjamurnya pengusaha ilegal itu karena ada pembiaran yang disengaja dilakukan pemerintah.
“Ketidaktegasan dari pemerintah membuat polemik yang berkelanjutan,” ujar Fahmi kepada Radar, kemarin (17/2/2015).
Pemkab, lanjut dia, harus segera meminta bantuan perbaikan Jalan Cising ke pemerintah provinsi dan pusat agar keinginan masyarakat terpenuhi.
“Pemerintah harus mengomunikasikan dengan provinsi dan pusat bahwa Cising ini perlu ada perhatian,” terangnya.
Selain itu, terang dia, masyarakat juga harus terus mendorong pemerintah untuk memperbaiki Jalan Cising. Jika Cising sudah mulus harus dirawat dan diawasi pemerintah dan masyarakat. “Masyarakat Cising harus mempunyai rasa memiliki terhadap Jalan Cising.

Rabu, 18 Februari 2015

Situ Lengkong Mulai Ditata

Situ Lengkong Mulai Ditata

    Sumber Dana dari APBDes Bukan APBD
PANJALU – Pemerintah desa Panjalu terus melakukan penataan kawasan Situ Lengkong. Objek wisata di wilayah Ciamis Utara ini ditata sedemikian rupa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).
“Kami alokasikan murni dari APBDes bukan dari APBD (pemerintah daerah, Red),” ujar Kepala Desa Panjalu R Haris Siswandi saat meninjau pembuatan saluran air di sekitar Situ Lengkong kemarin (17/2/2015).
Selain itu pemerintah desa juga mulai menata para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan objek wisata. Kehadiran mereka yang selalu meramaikan pengunjung, ditata sedemikian rupa agar tidak menimbulkan kesan kumuh. Sehingga para pengunjung lebih nyaman berwisata. Penataan dilakukan secara bertahap dari pendapatan yang didapat tiap tahun.
Dia mengatakan Desa Panjalu mengeluarkan dana Rp 215 juta dari APBDes untuk penataan. Dana itu digunakan secara maksimal untuk pengaspalan area parker dermaga Ujung Winangun dan jalan lingkungan dengan volume pekerjaan total 2.350 meter persegi. Pelaksanaannya sudah berjalan selama tiga minggu. Menurut jadwal semua pekerjaan itu akan selesai dalam waktu 60 hari kerja. “Karena kami juga mengejar datangnya pengunjung antara bulan Maret. Bulan Rajab biasanya ramai oleh pengunjung,” ungkap dia.
Perbaikan sarana dan fasilitas yang dilakukan pemerintah desa itu diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dari sektor wisata. Selama ini Situ Lengkong Panjalu merupakan salah satu objek wisata andalan Ciamis setelah lepasnya Pangandaran dari kota manis.
Dia menjelaskan tahun 2014 lalu target pendapatan dari objek wisata Situ Lengkong mencapai Rp 1,1 miliar. Tahun ini target itu meningkat menjadi Rp 1,2 miliar lebih. Jumlah target sebelumnya selalu tercapai. Sayang, hal itu tidak sebanding dengan timbale balik pemerintah Kabupaten Ciamis dalam membangun dan menata objek wisata tersebut. Karena itu pemerintah desa akhirnya berinisiatif mengeluarkan anggaran tersendiri untuk penataan.
“Justru saya berterimakasih itu kepada pemerintah pusat dan provinsi yang selama ini ada kucuran bantuan untuk penataan Situ Lengkong,” ungkapnya.
Kaur Ekbang Desa Panjalu Asep Rahmat menyebut masih banyak titik yang belum ditata di sekeliling Situ Lengkong. Diantaranya joging trek sepanjang tujuh kilometer dengan lebar tiga meter. Kirmir situ yang memiliki luas 70 hektar itu juga perlu mendapat perbaikan. Rencananya hal tersebut akan dilakukan oleh BBWS.

Cara Pengisian Rapor Didalami

Cara Pengisian Rapor Didalami

Hasil gambar untuk Cara Pengisian Rapor Didalami     Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) menggelar bimbingan teknik (bimtek) tata cara pengisian buku rapor kurikulum 2013 di SMPN 2 Manonjaya, kemarin (27/11).
Kepala SMPN 2 Manonjaya H Dayat Sudrajat mengatakan bimtek ini untuk mempermudah guru dalam mengisi nilai rapor siswa. Rapor kurikulum saat ini berbeda jauh dengan rapor sebelumnya. ”Perbedaannya hampir 100 persen,” katanya kepada Radar, kemarin (27/11).
Rapor kurikulum baru, kata dia, ada deskripsi nilai. Semuanya harus terakumulasi yang nantinya dicantumkan dalam nilai rapor. Contohnya, siswa memiliki nilai B deskripsinya seperti apa dan itu kebanyakan yang menjadi kendala para guru.
Bimtek kemarin, dihadiri oleh 68 sekolah di Kabupaten Tasikmalaya yang diwakili wakasek kurikulum dan operator. Perwakilan ini diharapkan bisa menyampaikan kembali hasil bimtek kepada guru di sekolahnya masing-masing. Sehingga ketika mengisi rapor, guru sudah tidak bingung dan canggung lagi.
Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Disdik Kabupaten Tasikmalaya H Bartis Suargana mengatakan bimtek yang diselenggarakan MKKS ini akan pencerahan bagi guru dalam mengisi rapor baru. “Kalau ini lebih ke pembuatan sistemnya untuk pengisian rapor. Dengan harapan walaupun rapor baru, guru tetap mudah mengisinya,” katanya melalui sambungan telepon kemarin. (yfi)
Cara Pengisian Rapor Didalami

Incoming search terms:

  • cara pengisian rapor deskripsi kurikulum 2013
  • aporcara pengisian rapor kurikulum 2013
  • buku rapor dan contoh pengisian rapor
  • Cara guru mengisi nilai rapor
  • nilai rapor siswa

Kamis, 12 Februari 2015

MUI Haramkan Perayaan Valentine

MUI Haramkan Perayaan Valentine

CIAMIS – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis KH Ahmad Hidayat Sirodj menyatakan perayaan hari valentine bagi umat Islam, adalah haram. Sejarah lahirnya hari Valentine bukan budaya umat Islam. Perayaan hari kasih sayang itu juga dalam kenyataannya lebih kental dengan hal negatif yang dilarang agama.
“Rasul bersabda lainni (jauhi, Red) prilaku orang musrik. Kalau hari valentine itu hari kasih sayang yang jelas bukan dari Islam tapi operasionalnya me­nimbulkan dosa. Kasih pria terhadap wanita de­ngan bergaul bebas (tanpa ikatan pernikahan, Red),” ujarnya saat ditemui di­komplek masjid agung kemarin (12/2/2015).
Dia menilai hari valentine lebih identik dengan memberikan kebebasan kepada muda-mudi melakukan pergaulan bebas. Hal seperti itu bisa menimbulkan maksiat. Karenanya umat Islam dilarang merayakan hari tersebut. “Tentu saja bagi orang Islam yang ikut memperingatinya, terlibat dari acara itu, kebebasan pergaulan antar muda-mudi dengan alasan kasih sayang, maka berdosa,” tandasnya.
Dia menyebutm, jika budaya dari luar seperti valentine terus diikuti maka moral generasi muda umat muslim akan rusak.Dia meminta muda-mudi tidak ikut-ikutan merayakan hari tersebut. “Kepada muda-mudi diharapkan untuk tidak ikut memperingati hari valentine itu. Karena sesuatu hal yang mengarah ke jalan yang haram maka hukumnya haram,”tegasnya. (dhs)
  • Incoming search terms:
  • valentine secara islam 2015
  • Alasan umat islam haram merayakan hari valentin
  • orang isllam d llarang merayakan vallentine
  • valentine dalam pandangan islam 2015